Merawat Material Gipsum

Pemakaian material gipsum untuk interior dikala ini telah semakin meluas sebab disebabkan oleh karakteristiknya sebagai material tahan api dan finishing yang sungguh-sungguh bagus. Apalagi kelebihannya?

Joe, System Develoment Rep Big Blackedboard, mengatakan teknik perawatan gipsum juga tak rumit. Gipsum hanya butuh perawatan dari sisi kebersihan agar tetap enak diamati.

“Bila lihat plafon, apa yang dirawat? Tak ada. Bila soal bocor, itu elemen eksternal tentunya. Hal paling utama hanya debu, dan itu bukan perawatan yang susah. Atau, sarang laba-laba, tinggal dibuang sarangnya, selesai. Mau dicat ulang juga tak masalah, tinggal dicat, lalu selesai,” ujar Suwarso.

Untuk dengan aplikasi cat, lanjut Joe, juga tak susah. Tak ada prasyarat khusus untuk penggunaan cat pada gipsum. Begitu telah terpasang, gipsum telah bisa dicat.

“Dengan cat tembok umum bisa, tinggal cat saja seandainya telah dipasang. Tak perlu diblok dengan pelapis lagi, sebab cat segera meresap. Mau cat glossy atau minyak juga bisa dan mudah. Bila di tembok itu kan kita tunggu kering dulu seperti itu tembok terpasang, seandainya gipsum seperti itu selesai terpasang bisa segera dicat. Bahan gipsum mudah meresap dan daya rekatnya sungguh-sungguh bagus untuk cat,” kata Joe.

Nah, bagaimana seandainya untuk mengaplikasikan wallpaper?

“Tak masalah. Bahkan, dengan gipsum standar bahkan daya rekatnya bagus untuk wallpaper,” ujar Joe.